Era Bus Double Decker

Bus tingkat era Suharto
Siapa bilang, Indonesia tidak mempunyai bis-bis tingkat pada jaman dulu. Indonesia Memiliki bis-bis tingkat, bahkan bis tersebut digunakan sebagai angkutan umum di ibukota Indonesia. Bus-bus ini meskipun bentuknya tidak seperti yang ada di London, namun setidaknya Indonesia sudah mempunyai armada tersebut. Pada era Suharto, Bis ini digunakan sebagai armada angkutan umum kota Jakarta dengan jurusan Blok M sampai Jakarta Kota. Tak hanya dengan jurusan Blok M hingga Kota, Bus tingkat ini dulunya juga melayani rute Senen-Blok m (P 67) yang pada saat itu dioperasikan oleh perusahaan pengangkutan Djakarta (PPD).

Add caption
Bus dengan transmisi otomatis yang bermesin Volvo tersebut versi dulunya dapat menampung hingga 200 penumpang. Dengan transmisi otomatis, dan dapat menampung banyak orang, dulunya bus ini dibanderol dengan harga Rp 80 Juta dan saat itu pemerintah memesan hingga 180 unit bus tingkat. Dulunya bus ini sangat legendaris, hingga banyak sekali orang yang menaiki bus ini dan duduk bagian deck atas. Namun pada tahun ’98, bus-bus ini ditarik dari peredaran, karena terjadinya kerusuhan Mei ’98 yang menimbulkan krisis ekonomi sehingga biaya perawatan untuk bus ini sangat mahal. Pada era bus tingkat, uniknya pihak Damri memberikan fasilitas berupa abonemen, dengan karcis ini biaya yang dibayarkan lebih rendah disbanding bila membayar secara langsung.

armada baru Bus tingkat
(sumbangan Tahir Foundation)
Saat ini, pemprov DKI sudah mengembalikan era bus-bus tingkat diaspal-aspal Ibukota, dengan menggunakan 2 armada bus yang berbeda yaitu menggunakan Mercedes-Benz dan  MAN. Kedua armada ini akan beropasi 12 jam dijalanan Jakarta, namun Bus-bus mewah ini nantinya hanya untuk pariwisata bukan untuk dijadikan angkutan umum seperti pada era Suharto.

Di pos selanjutnya, bakal ada review terbaru tentang bus transjakarta baru selain Highlander, yaitu MAN R-37 dengan desain mewah, pasti bakal tercengang deh kalo liat kabinnya.

Komentar

Postingan Populer