Dibalik masa Orde Baru

Pesawat terbang, sekarang sudah dipakai di seluruh dunia, dan sangat berguna untuk mengangkut penumpang dan membawa barang dari satu tempat ke tempat yang lain dengan waktu yang lebih efesien. Tidak semua Negara di dunia dapat membuat pesawat terbang, namun tidak untuk Indonesia, Indonesia telah membuat pesawat yang cukup baik dan memiliki teknologi tercanggih “pada masanya”. Siapa yang tak kenal dengan PTDI (PT Dirgantara Indonesia) yang telah membuat puluhan pesawat salah satu yang terkenal adalah N-250.




PT Dirgantara Indonesia, baru saja dibuat sekitar pada tahun 2000-an, sebelumnya Indonesia telah membuat pesawat pertama yang dinamakan CN-250. Pesawat ini sengaja dibuat kecil supaya pesawat ini dapat masuk ke daerah terpencil dimana panjang landasan pacu di bandara kecil. Meskipun pesawat baling-baling, pesawat ini menggunakan teknologi tercanggih pada masa 1995 yang dinamakan dengan “system fly by ware” teknologi ini bisa dikatakan lebih canggih dari pesawat sepantarannya pada masa itu karena system tersebut adalah system yang tadinya menerbangkan pesawat secara manual sekarang menjadi serba otomatis atau elektronik. Dengan adanya sistem ini, pesawat akan memudahkan pilot untuk bermanuver selama penerbangan karena terdapat sistem otomatis yang dapat menstabilkan pesawat. Pesawat ini juga menggunakan mesin Turbo-prop, yang mampu menerbangkan pesawat secepat 610km/jam dengan bantuan 6 bilah baling-baling. Pesawat ini memang hanya dapat mengangkut 50 penumpang, namun ingatlah pesawat buatan Indonesia ini adalah pesawat tercanggih sepantarannya karena menggunakan sistem fly by ware (FWB). Tak hanya pesawat ini, saat subelum berganti nama menjadi PTDI yaitu IPTN (pembuat pesawat pertama di Indonesia) telah membuat pesawat perang yang diberi nama CN-235. Pesawat tersebut sudah dipakai di 22 negara salah satunya di Amerika Serikat yang digunakan untuk penjaga pantai. Pesawat CN-235 ini sangat terkenal dan serbaguna sehingga banyak Negara yang berminat pesawat ini.

kita patut bangga, karena menurutku "tidak semua negara dapat membuat benda menjadi terbang ke angkasa"

Komentar

Postingan Populer