Awal mula kekuasaan Asia Tenggara
Jika ane
menjadi Raja Raden Wijaya….
Awal muasal berdirinya majapahit
dimulai dari Jayakatwang raja dari Kediri, yang telah menang perang melawan
Kerajaan Singasari, dan hal tersebut merupakan awal keruntuhan Kerajaan Singasari
pada tahun 1292, Karena Jayakatwang sudah menyerang hingga kedalam keratin
sehingga menewaskan Raja Kartanegara disanalah berakhir kekuasaan Kerajaan
Singasari.
Raden Wijaya, adalah menantu dari
Raja Kartanegara, mereka dan para pengikutnya Raden Wijaya, mengunsi pergi ke
Madura dimana mereka mengingingkan bantuan dari Adipati Sumenep (Wiraraja).
Disana, Raden Wijaya dan para pengikutnya disambut baik dengan Wiraraja,
kemudian Wiraraja memberikan nasihat kepada Raden Wijaya untuk memberikan kesetiannya
kepada Jayakatwang, Raden Wijaya.
Raden WIjaya memperlihatkan
kesetiannya kepada Raja Jayakatwang, jika aku menjadi Raden Wijata, aku akan
meminta tanah kepada Raja Jayakatwang dan membangun Jalan terlebih dahulu, untuk
akses dari sungai Brantas menuju pusat pemerintah Raja Jayakatwang. Setelah
itu, aku juga akan meminta pekerja dari kedua Raja, Jayakatwang dan Wiraraja
serta sekaligus meminta prajurit untuk berjaga-jaga sebanyak 200 dari
Jayakatwang dan 250 dari Wiraraja. Disana aku akan melakukan tahap sogokan kepada para tentara Jayakatwang, dengan
membuat sejumah perjanjian dengan mereka agar ingin bekerja sama menjatuhkan
Jayakatwang. 450 prajurit sudah terkumpul di tangan Raden Wijaya, dan aku akan
tetap menjalin hubungan kerjasama dengan Raja Wiraraja, untuk penyerangan
terhadap Jayakatwang, Kerajaan Kadiri.
Setelah pasukan sudah terkumpul, dan
para pekerja sudah di daerah Sungai Brantas, aku akan membangun Desa bernama
Majapahit di dekat dengan Sungat Brantas agar banyak penduduk yang pindah dan
berpindah hati kepada Raden Wijaya. Setelah banyaknya penduduk yang tinggal di
Desa Majapahit, karena dengar-dengar bahwa Kerajaan Yuan juga ingin menjatuhkan
Jayakatwang, Jika aku menjadi Raja Raden Wijaya aku akan meminta sebanyak 3000
pasukan untuk dikirim ke Majapahit dengann pimpinan Shi-pip dan Kau-hsing.
Setelah itu, aku akan membuat pertemuan rahasia dengan Raja Jayakatwang, untuk
membahas kelemahan Kerajaan Kadiri jika diserang, dengan alas an akan
diperbaiki dengan Raden Wijaya. Selain itu, karena alasannya ingin memperbaiki
pertahanan aku juga meminta persetujuan tentara Tartar masuk ke daerah
pertahanan Kerajaan Kadiri.
Setelah mendapat fakta mengenai
kelemahan Kerajaan Kadiri, aku akan membagikan fakta ini ke pimpinan tentara
Tartar yaitu Khau-sing, dan Shi-pip juga Raja Wiraraja dengan rahasia. Setelah
itu, Wiraraja, khau-sing dan Shi-pip aku akan kumpulkan bersama di Desa Majapahit, dan membahas mengenai
rencana menyerang, dan aku akan membagi menjadi 5 kloter tim penyerangan, dan
di setiap tim disediakan 690 pasukan penyerangan, karena ada 450 tentara
gabungan Majapahit yang diambil dari Jayakatwang (200 pasukan), lalu ada dari
Wiraraja (250 pasukan) dan tentara Tartar dengan pimpinan Khau-hsing dan
Shi-pip (3.000 pasukan)
Kloter 1 dan 2, akan masuk ke daerah
pertahanan kerajaan Kadiri, kloter 3
akan berjaga di Majapahit, sedangkan kloter 4 dan 5 akan memulai penyerangan
disisi pertahanan yang lemah, utara dan barat. Lalu pada siang hari, tim kloter
1 dan 2 akan berada di sisi barat dan utara dimana sudah menunggu tim kloter 4
dan 5 di utara dan barat. Disana Tim kloter 1 dan 4 (sisi Barat) dan tim 2 dan
5 (sisi utara) disana kloter 1 dan 2 akan pura-pura bekerja diiringi melihat
keadaan sekitar, dan menunggu untuk waktu yang tepat untuk menyerang. Setelah
malam hari, aku akan menyerang mulai dari rajanya (Jayakatwang) dan membakar
seluruh istana kerajaan….. serta membunuh seluruh keluarga kerajaan, dan
mengambil pasukan untuk kerja paksa.
Setelah Kerajaan Kadiri kalah, aku
sebagai Raden Wijaya akan mulai membujuk para pasukan Tartar untuk menjadi
bagian dari kami dan membunuh Shi-pip serta Khau-shing. Setelah itu, aku akan
menguasai dan membuat Kerajaan Majapahit….


Komentar
Posting Komentar