Fishbowl Discusion

Bertukar Pendapat
Kisah pembicaraan mengenai akulturasi dengan diskusi fishbowl dengan pertanyaan awal, “apa positif dan negatifnya akulturasi?” Akulturasi adalah percampuran antar dua budaya sehingga menjadi satu budaya baru tanpa menghilangkan ciri khas budaya asli.

Di awal diskusi, Nanda mengatakan bahwa sisi positifnya akulturasi dapat membuat budaya baru dan menambah wawasan. Lalu dilanjut oleh Martin, ia mengatakan tidak setuju dengan Nanda karena tidak semua budaya tidak mudah dan ada yang tidak bisa bersatu dan membuat budaya baru. Selanjutnya Benita menyatakan ketidaksetujuan dengan pendapat Nanda,dimana Benita mengatakan bahwa jika budaya asing mendominasi budaya lokal. Khansapun mempunyai pendapat mengenai pendapat Martin, bahwa setuju dengan pendapatnya karena dapat menghilangakan budaya khas lokal, lalu ia menanyakan “apakah dampak positif dan negatif nama orang jika mempunyai nama yang diakulturasikan?”

Magali menjawab pertanyaan Khansa, tidak ada positif dan negatifnya karena nama hanya kekreatifan orang tua. Cissypun berkata tanda setuju karena terkadang terjadi keturunan orang tua dan budaya tidak akan hilang. Lalu akupun maju dengan amunisi pertanyaan dan pernyataan, aku menanyakan “Apakah bahasa lokal dapat terasimilasi sehingga orang lokal menggunakan bahasa luar?, jika dapat terasimilasi, mengapa generasi muda diajarkan berbagai bahasa tertuma Inggris dan Mandarin padahal orang tua mereka orang asli keturunan Indonesia, mengapa tidak dibuka saja kursus bahasa tradisional di Indonesia agar bahasa tidak terasimilasi?”

Magali menjawab pertanyaanku, bahasa tradisional harus dipelajari, namun untuk mengobrol dengan yang berbeda suku, kita juga harus belajar bahasa Indonesia. Lalu Franklin, mengatakan karena itu adalah bawaan, misalnya bahasa eropa menggunakan bahasa Inggris yaitu bahasa Internasional, lalu muncul pertanyaan dariku “memangnya Belanda menggunakan bahasa Inggris? Bukannya mereka mempunyai bahasa sendiri yaitu bahasa Belanda?” dan ia menjawab “memang namun mereka lebih banyak menggunakan bahasa Inggris” dan Bintangpun maju dengan menanyakan beberapa pertanyaan, ia mengatakan karena budaya barat menguasai budaya asia saat ini serta tidak semua orang Indonesia perlu belajar bahasa tradisional provinsi lain, dan Krisna menambahkan sekarang di setiap sekolah sudah diajarkan bahasa daerahnya sesuai dengan daerahnya, dari sana pertanyaanku muncul lagi “mengapa tidak kita yang membawa bahasa dan perkenalkan bahasa kita ke luar, karena jika kita melihat Inggris mereka yang datang ke masyarakat melewati medsos dan banyak hal, mengapa kita tidak begitu supaya bahasa kita tidak terasimilasi?” dan Raffapun menjawab, namun jika kita membawa siapa yang perlu tahu, juga kita harus dapat berbahasa luar untuk bekerjasama dan bergabung dengan negara lain. Disanapun kelana ikut berpendapat, ia mengatakan bahwa kita perlu menggunakan bahasa lokal, dan hal itu hanya dengan kesadaran masyarakat sendiri. Sebagai penutup, Trystan mengatakan dan membenarkan hal-hal yang dikatakan dengan Franklin, bahwa bahasa yang dulunya menguasai dunia adalah bahasa Latin, bukan bahasa Inggris, dan turunannya adalah bahasa spanyol, tagalog dan masih banyak lagi, disanalah Franklin seperti yang dijatuhkan.

Dari beberapa pendapat, 3 pendapat yang penting yaitu dari pendapat Raffa, Bintang, dan Magali. Disana kita dapat melihat, pendapat mereka sangat mendalam dan sangat menjawab pertanyaanku, terutama jawaban Magali ia mengatakan jika ada dua suku yang menggunakan 2 bahasa yang berbeda, disanalah bahasa Indonesia perlu diajarkan dan digunakan. Lalu jawaban Raffa, yang cukup puas ia mengatakan bahwa kita perlu mempelajari bahasa internasional untuk dapat bekerjasama dengan negara luar, namun jangan sampai terbawa dengan budaya bahasa luar. Yang terakhir ialah jawaban Bintang, ia mengatakan budaya bahasa luar dapat mengasimilasi budaya bahasa Indonesia karena budaya barat sekarang menguasai dunia, ditambah lagi orang kota menganggap budaya lokal adalah budaya yang kampungan.


Diskusi Fishbowl, menurutku sangat berguna untuk mengumpulkan data, dan sangat efektif  karena dalam waktu yang singkat kita mendapatkan data yang cukup banyak. Disini kita juga dapat mengungkapkan  pendapat kita dan mempertanyakan mengenai pendapat orang lain. Disini tidak ada yang salah atau benar, karena disini kita mengungkapkan pendapat sesuai fakta dan kejadian nyata.
-Ethan-

Komentar

Postingan Populer